Bencana Asap Riau 2014 Akan Tertulis disejarah - Pacik Asok Riau

Bencana Asap Riau 2014 Akan Tertulis disejarah - Pacik Asok Riau

Dunia Chayoy - Bencana Asap Riau 2014 Akan Tertulis disejarah - Pacik Asok Riau
Hari ini tepatnya tanggal 14 Maret 2014, saya selaku admin dunia chayoy yang notabebe juga tinggal di Pekanbaru sangat merasakan sekali betapa mengerikan sekali asap di Riau kota bertuah ini, mungkin bisa dibilang jadi kota Ber(asap)tuah kali yach, mungkin untuk sekarang itu lebih cocok. Sudah lebih satu bulan bencana ini terjadi, sampai sampai saya lupa bagaimana bentuknya langit biru yang indah itu #prayforriau. Saya juga tidak tahu mesti nulis apa di postingan yang pasti saya akan bercerita tentang apa yang sedang terjadi, setidaknya ini yang bisa saya lakukan untuk sekarang, semoga dengan postingan ini bisa bermamfaat buat semuanya. Untuk Teman-teman saya yang lagi bagi-bagi Masker buat masyarakat yang semangat ya, maaf saya tidak bisa hadir :-), khususnya buat Mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Riau, semoga para pemimpin kita bisa melihat usaha yang kita lakukan ini, setidaknya mereka melihat usaha kita yang kecil ini sebelum berkata untuk "PASRAH", berbicara tentang pasrah saya juga tidak menyangka bahwa kata-kata itu akan keluar dari seorang yang kita percayakan untuk memimpin Riau ini, kalau ditanya perasaan saya dengan pernyataan itu pastinya sangat kecewa melihat, mendengar, dan melihat itu semua. Saya tahu untuk memimpin itu tidak semudah membicarakannya tapi dengan ucapan pasrah seperti itu semua mental masyarakat akan jatuh sehingga kondisi akan semakin buruk. Maaf kalau saya bicara, tapi semuanya akan saya lampiaskan dalam post ini (gak mau tahu pendapat orang atas tentang pendapat saya ini).

Kalau pemimpinnya sudah menyerah begitu saja, bagaimana dengan rakyatnya? sebuah kesatuan akan kuat apabila memiliki pemimpin yang kuat juga, tapi apa boleh buat itu gak akan pernah terjadi untuk sekarang #prayforriau. Semoga sikap itu gak tertular kepada masyarakat, buat teman-teman yang masih berjuang dalam aksi Melawan Asap, semoga diberikan kekuatan untuk bisa membantu masyarakat. Harapan tidak akan menjadi 0% selagi kita masih bisa berusaha dan melakukan sesuatu.

Sekarang ini dan hari sebelumnya saya sudah diliburkan oleh pihak universitas, meskipun libur tak berarti bisa bebas dari "Serbuan Asap". Semua pintu, jendela, dan ventilasi memang sudah ditutup, tetapi asap bisa menyusup kedalam rumah, begitulah yang saya rasakan saat ini. Saya ahanya salah seorang dari sekian juta warga riau yang kini tak tahu kemana lagi harus mengadu. Dibalik daya tahan menghadapi bencana ini setiap tahun terus terjadi, siapa coba yang tak kehilangan kesabaran. Tidak hanya saya mungkin yang membaca ini tentu kesabaran ini akan terus menipis akibat terkikis asap yang mencemari tak habis-habisnya.

Bencana Asap Riau 2014 Akan Tertulis disejarah - Pacik Asok Riau

Pemerintah Abai. yups itulah yang saya katakan sebelumnya, rakyat riau memang seolah dibiarkan menghadapi bencana ini sendirian. Harapan kita kepada pemerintah pusat tampaknya akan kecil untuk sekarang (semoga mereka mendengarkan dan merasakan) #prayforriau, karena mereka disibukkan dengan Pemilu 9 April mendatang.  

Why is this happening? Buat warga riau mereka pasti sudah tidak asing lagi apa penyebab kabut asap ini. Kabut asap di Riau terjadi karena pembakaran lahan/hutan oleh tangan-tangan jahil. Kebiasaan yang selalu datang setiap tahun. Pihak pihak yang tidak bertanggung jawab, mereka hanya memikirkan uang, uang , dan hanya uang. mereka tidak akan memikirkan seberapa banyak orang akan mederita nantinya #masabodohdenganhalitu. Langkah untuk mengatasi kabut asap di Riau dengan penghentian pembakaran lahan memang sudah terlihat meskipun kurang optimal. Tentu patut diacungi jempol operasi memburu para pembakar lahan oleh Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Asap Riau dari Korem 031/Wirabima, Riau. Semoga mereka bisa menuntas para tangan2 jahil itu sampai ke akar-akarnya.

Bencana Asap Riau 2014 Akan Tertulis disejarah - Pacik Asok Riau 

Mau Pulang Kampung? Boro-boro mau pulang kampung, toh kampung saya juga kena dampak dari bencana diriau ini (BKTTGI), jadi saya juga tidak akan dapat merasakan udara segar dan melihat seperti apa itu langit biru yang indah itu... !!! #prayforriau. Tapi saya gak akan pulang karena masih merasa ada yang harus dilakukan untuk menghadapi bencana ini. Dalam keadaaan sekarang ini sampai2 kata teman saya di salah satu statusnya FB nya berkata seperti ini, "Biasanya foging (pengasapan) di lakukan utk rumah atau ruang2. Nah ini, udah smnggu riau bkin foging tngkat provinsi. Smua daerah sumbar ter asapi dg baik dan smpurna. #karajotetangga" begitulah kira2 katanya.

Huuft, saya gak tahu mau menulis apa lagi walaupun sebenarnya sangat banyak yang ingin disampaikan. Tapi cukuplah segini, gak perlu banyak2 nanti makin banyak yang salah dan tidak enak dihati. ingat saja Harapan tidak akan menjadi 0% selagi kita masih bisa berusaha dan melakukan sesuatu, jadi mari usaha bersama-sama mengatasi permasalah rumah riau kita ini. Mohon maaf kalau ada yang tidak berkenan di dalam post saya ini tapi ini semua hanya untuk meningkatkan semangat kita lagi.

2 Responses to "Bencana Asap Riau 2014 Akan Tertulis disejarah - Pacik Asok Riau"

  1. nice post bro :) semoga tidak ada kata pasrah dalam kamus kita

    ReplyDelete
    Replies
    1. yups betul...tumben main internet,,,hahaha

      Delete